Jumat, 01 Juni 2012

Palembang, Potensi Kota Pariwisata

Hingga saat ini, perkembangan industri pariwisata di Kota Palembang berkembang dengan pesat, hal ini dikarenakan selain mendapatkan keuntungan atau laba ynag cukup besar bagi kalangan industri itu sendiri, industri pariwisata juga dapat memacu dalam meningkatkan perkembangan ekonomi suatu daerah. Ada banyak negar yang perekonomiannya sebagian besar dipasok atau ditunjang dari penghasilan pariwisata bahkan ada negara-negara tertentu yang perekonomiannya akan ambruk jika tidak ditunjang oleh penghasilan dari pariwisata itu sendiri. Oleh karena itu pengembangan industri pariwisata ini merupakan salah satu strategi yang dipakai oleh organisasi pemerintah maupun non-pemerintah untuk mempromosikan suatu wilayah tertentu sebagai daerah wisata untuk meningkatkan perdagangan pada daerah itu melalui penjualan barang dan jasa kepada orang non-lokal atau pengunjung tempat wisata tersebut.
Palembang adalah tempat yang tidak asing lagi bagi wisatawan domestik maupun non-domestik dimana disana terdapat banyak tempat-tempat objek wisata yang penting, bersejarah dan mempunyai keunikan sendiri dengan ciri khasnya masing-masing. Selain dikenal dengan kota empek-empek, Palembang juga dikenal sebagai kota pariwisata. Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang mempunyai banyak potensi aset wisata budaya dan sejarah. Kota Palembang yang sudah berusia  13 abad lebih ini banyak meninggalkan jejak-jejak sejarah yang menarik untuk ditelusuri.
Sejarah Wisata Budaya Kota Palembang
Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang punya banyak potensi aset wisata budaya. Secara kronologis, peninggalan itu berasal dari zaman Sriwijaya sampai zaman kolonial Belanda. Dulu perencanaan kota pada masa Sriwijaya umumnya berada di meander Sungai Musi yang berupa tanggul alam atau tanah yang meninggi. Hal ini menunjukkan bahwa Sri Jayanasa menempatkan lokasi pemukiman sesuai dengan kondisi geografis  Palembang. Pada masa Kesultanan Palembang Darussalam, kegiatan kota terpusat di sepanjang tepi Sungai Musi. Sebagian besar aspek pemukiman berlokasi di tepi utara sungai, berupa bangunan keraton, masjid, dan pemukiman rakyat. Rumah tinggal berupa rumah panggung dari bahan kayu atau bambu dan beratap daun kelapa, juga ada rumah rakit yang ditambatkan di tepi Sungai Musi.
Berikut ini beberapa foto objek pariwisata di Sumatera Selatan yang berpotensi besar dalam meningkatkan perekonomian di wilayah ini melalui visa dari turis manca dan non-mancanegara.
Rumah Rakit


Benteng Kuto Besak


Jembatan Ampera