Jumat, 01 Juni 2012

Potensi Investasi Yang Ada Di Kabupaten Lahat

Setelah melihat potensi yang ada di kabupaten OKU, kali ini yang akan dibahas adalah potensi yang ada di kabupaten Lahat.

Kabupaten lahat memiliki luas daerah sekitar 436,83 km2 yang meliputi 12 kecamatan. Ketersediaan sarana dan prasarana yang didukung oleh pemerintahan setempat menyebabkan peluang inventasi di wilayah ini banyak tercipta. Berikut beberapa contoh peluang inventasi di daerah ini :

Yang pertama, peluang kegiatan usaha agribisnis. Usaha ini meliput pertanian padi sawah, tanaman palawija, tanaman hortikultura, perkebunan, seperti:  kopi,karet,kelapa sawit, dan lada. Kemudian usaha perkebunan kemiri,cengkeh,kelapa,kayu manis,jati akya,pesutra alam, perikanan, persawahan, dan lain-lain.
Selanjutnya, peluang pengembangan kegiatan pertambangan dan penggalian sumber daya mineral yang
ada di kabupaten lahat : batu gamping (lokasi kecamatan lahat), batu granit (kecamatan tanjung sakti),
batu andesit (kecamatan merapi), batu bara, zeolit, bentonit (kecamatan merapi, kikim timur dan kikim
tengah), marmer (kecamatan pseksu), sirtu (batu pasir) (tersebar di 10 kecamatan), batu apung, trass
(kecamatan merapi, kota agung dan mulak ulu), tanah liat (terdapat di semua kecamatan), batu sabak
(kecamatan tanjung sakti), kaolin (kecamatan tanjung sakti), emas (kecamatan tanjung sakti), dan
obsidiant

Kemudian, peluang transportasi, yaitu pembangunan lapangan terbang perintis. Dan satu lagi adalah peluang perindustrian, yang meliputi  kegiatan industri bubuk kopi, Industri minyak goring, industri dodol durian / lempok, industri pakan ternak.

Dari beberapa peluang investasi tersebut di atas, yang paling menonjol adalah investasi pengembangan kegiatan pertambangan dan penggalian yang meliputi potensi batubara, potensi migas ( minyak bumi dan gas bumi), dan potensi bahan galian golongan c (batu gamping, andesit/basalt, marmer, pasir dan batu kali, tanah liat, trass, granit, bentonit, zeolit, kaolin, batu sabak, dan batu apung). Potensi batubara di kabupaten lahat pada tahun 2011 mampu mencapai 9.912.702,040 MT, dimana sebesar 3.075.579,000 MT didapatkan dari jumlah Produksi PTBA, sedangkan sisanya sebesar 6.837.123,040 dihasilkan dari Jumlah Produksi IUP Swasta dan PKP2B.

Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut :

No
Nama perusahaan
Lokasi
Total produksi (MT)
 1.
PT.GOLDEN GREAT BORNEO
Kec. Merapi Timur
1.681.500,67
 2.
PT. BATUBARA LAHAT
Kec. Merapi Barat
610.297,000
 3.
PT.BUMI MERAPI ENERGI
Kec. Merapi Barat dan Merapi Selatan
175.649,279
 4.
PT. MUARA ALAM SEJAHTERA
Kec. Merapi Barat
699.322,329
 5.
PT.DUTA ALAM SUMATERA
Kec. Merapi Barat
737.505,090
 6.
PT. DIZAMATRA POWERINDO
Kec. Merapi Barat dan Merapi Selatan
491.982,420
 7.
PT. BARA ALAM UTAMA
Kec. Merapi Barat
553.784,930
 8.
PT. ANDALAS BARA SEJAHTERA
Kec. Merapi Barat
973.796,790
 9.
PT. DIANRANA PETROASA I
Kec. Merapi Selatan
274.464,510
 10.
PT. SATRIA MAYANGKARA SEJAHTERA
Kec. Lahat dan Merapi Barat
96.100,000
 11.
PT. AMAN TOEBILLAH PUTRA
Kec. Merapi Barat
503.560,672
 12.
PT.BATUALAM SELARAS
Kec. Gumay Talang, Pseksu dan Lahat
39.159,350
 13.
PT. BUKIT ASAM
Kec. Merapi Timur
3.075.579,000

Untuk batubara yang ada di wilayah kecamatan Merapi Barat, Merapi Timur, Merapi Selatan, Lahat, Pulau Pinang, dan Gumay Talang sudah memenuhi spesfikasi batu bara untuk bahan baku PLTU, sedangkan untuk wilayah Kecamatan Kikim Timur, Pseksu, Kikim Barat, dan Kikim Selatan digunakan untuk bahan baku PLTU Mulut tambang. 

Di kabupaten lahat potensi migasnya dibagi menjadi 2 kelompok yaitu minyak bumi dan gas bumi. Untuk kelompok minyak bumi, ada 4 perusahaan besar yang terlibat yaitu Radiant Ramok Senabing, Pilona Petro Tanjung Lontar, PT. Medco E dan P Indonesia, dan Blok Bunga Mas Internasional Company (BBMIC). Untuk Radiant Ramok Senabing, Pilona Petro Tanjung Lontar, dan PT. Medco E dan P Indonesia telah mampu mencapai total Lifting Minyak Bumi sampai dengan TW IV yaitu sebesar 469.889,59 Barel sedangkan untuk BBMIC masih dalam tahap explorasi. Kemudian untuk Gas Bumi hanya ada 1 perusahaan besar yang terlibat didalamnya yaitu PT. Medco E dan P Indonesia dimana telah mampu mencapai total lifting gas bumi sampai TW IV sebesar 19.720,478,24 MMBTU.

Di kabupaten lahat bahan galian golongan c dibagi menjadi 10 macam yaitu batu gamping, andesit/basalt, marmer, trass, granit, bentonit, zeolit, kaolin batu sabak, dan batu apung. Dari 10 macam bahan galian golongan c tersebut telah mampu menghasilkan potensi cadangan masing-masing. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel di bawah ini.

No
Bahan Galian Gol C
Potensi Cadangan
1
Batu Gamping
133 m3
2
Andesit/Basalt
346 m3
3
Marmer
88 m3
4
Trass
1,6 m3
5
Granit
150 m3
6
Bentonit
66.000 m3
7
Zeolit
468 m3
8
Kaolin
150.000 m3
9
Batu Sabak
50.000 m3
10
Batu Apung
100 m3

Dari informasi di atas, kita tahu kalau kabupaten Lahat itu memiliki potensi yang sangat besar. Terlebih potensi batu baranya, soalnya di kabupaten Lahat ini tambang batu baranya cukup banyak. Ok, sedikit dulu informasi tentang potensi kabupaten Lahat..


1 komentar: